Joseph John Thomson

>> Jumat, 06 Februari 2009

Joseph John Thomson dilahirkan di Cheetham Hill, di tepi kota Manchester tanggal 18 Desember 1856. Ia masuk Owens College, Manchester pada tahun 1870, dan masuk Trinity College Cambridge pada tahun 1876. Ia menjadi anggota Trinity College tahun 1880, ketika ia meraih Wrangler Kedua dan Smith’s Prizeman Kedua, dan ia tetap menjadi anggota Trinity College sepanjang hidupnya. Ia menjadi dosen tahun 1883 dan meraih gelar Master tahun 1918. Ia menjadi Profesor Fisika Eksperimen Cavendish di Cambridge ketika ia menggantikan Lord Rayleigh dari tahun 1884 sampai 1918, dan menjadi Dosen Kehormatan Fisika Cambridge dan Lembaga Royal, London.
 Mianat awal Thomson terhadap struktur atom terlihat dari karyanya Treatise on the Motion of Vortex Rings (Tesis Mengenai Gerakan Cincin Vortex) yang memenangkan Hadiah Adams tahun 1884. Aplikasinya mengenai Fisika dan Kimia Dinamik muncul tahun 1886. Tahun 1882, karyanya Notes on Recent Researches in Electricity and Magnetism (Catatan Mengenai Riset Terbaru Listrik dan Magnet) diterbitkan, yang mencakup hasil yang mirip dengan tesis terkenal James Clerk Maxwell dan sering merujuk ke “Volume Ketiga Maxwell”. Thomson bekerja sama dengan Profesor I.H.Poynting dalam menulis Properties of Matter (Sifat – Sifat Materi). Pada tahun 1895, ia menulis Elements of the Mathematical Theory of Electricity and Magnetism (Elemen Teori Listrik dan Magnet) yang edisi kelimanya muncul tahun 1921.
 Tahun 1896, Thomson mengunjungi Amerika untuk memberikan empat kuliah di Princeton, yang menyimpulkan riset – riset terbarunya. Kuliah ini sebagian diterbitkan dengan judul Discharge of Electricity through Gases (1897). Ketika kembali dari Amerika, ia menulis karya paling brilian dalam hidupnya, yakni studi asli sinar katoda yang menghasilkan penemuan elektron, dan diumumkan saat kuliah malamnya di Lembaga Royal pada hari Jumat tanggal 30 April 1897. Bukunya, Conduction of Electricity through Gases yang diterbitkan tahun 1903, digambarkan Lord Rayleigh sebagai “Hari – hari Hebat Thomson di Laboratorium Cavendish”. Edisi berikutnya yang ditulis bersama anaknya, George terbit dalam dua jilid (1928 dan 1932).
 Thomson kembali ke Amerika tahun 1904 untuk memberikan 6 kuliah mengenai listrik dan materi di Universitas Yale. Kuliahnya ini berisi beberapa saran penting tentang struktur atom. Ia menemukan metode untuk memisahkan bermacam – macam atom dan molekul dengan menggunakan sinar positif, yaitu gagasan yang kemudian dikembangkan Aston, Dempster, dan kawan – kawannya menjadi penemuan isotop – isotop.
 Thomson juga menulis buku The Structure of Light (1907), The Corpuscular Theory of Matter (1907), Rays of Positive Electricity (1913), The Electron In Chemistry (1923) dan autobiografinya, Recollection and Reflection (1936), dan lain –lain.
 Thomson, penerima Order of Merit, menjadi bangsawan tahun 1908. Ia terpilih menjadi anggota Perkumpulan Royal tahun 1884 dan menjadi ketuanya di tahun 1916 – 1920. Ia menerima Medali Royal and Hughes tahun 1894 dan 1902, dan Medali Coplay tahun 1914. Ia dianugerahi Medali Hodgkins (Institut Smithsonian, Washington) tahun 1902., Medali Franklin dan Medali Scott (Philadelphia) tahun 1923, Medali Makart (Paris) tahun 1927, Medali Dalton (Manchester) tahun 1931, dan Medali Farraday (Institut Insinyur Sipil) tahun 1938. Ia menjadi Ketua Persatuan Inggris tahun 1909 (dan Seksi A tahun 1896 dan 1931) dan mendapat gelar Doktor Kehormatan dari Univrsitas Oxford, Dublin, London, Victoria, Columbia, Cambridge, Durham, Birmingham, Gottingen, Leeds, Oslo, Sorbonne, Edinburgh, Reading, Princeton, Glasgow, Johns Hopkins, Aberdeen, Athens, Cracow, dan Philadelphia.
 Tahun 1890, Thomson menikah dengan Rose Elisabeth, anak Sir George E, Paget, K. C.B. Mereka mempunyai satu anak perempuan dan satu anak laki – laki yang sekarang bernama Sir George Paget Thomson, Dosen Tamu Fisika di Universitas London dan peraih Hadiah Nobel Fisika tahun 1937. Sir Joseph Thomson meninggal dunia 30 Agustus 1940.

Read more...

Antoine Henri Becquerel

Antoine Henri Bacquerel dilahirkan di Paris tanggal 15 Desember 1852. Ia seorang anggota keluarga terpelajar dan ilmuwan terpandang. Ayahnya, Alexander Edmond Bacquerel adalah seorang Profesor Fisika Terapan yang pernah melakukan riset mengenai radiasi matahari dan fosforesen. Sedangkan Antoine Cisar, kakeknya, adalah anggota Perkumpulan Royal dan penemu metode elektrolisis untuk menguraikan logam dari bijinya. Ia masuk Politeknik pada tahun 1872, kemudian masuk bagian Pontset-Chaussees pada tahun 1874. Ia menjadi insinyur pada tahun1877 dan dipromosikan menjadi kepala insinyur pada tahun 1894. Tahun 1888, ia mendapat gelar Doktor dalam bidang sains. Dari tahun 1878, ia menjadi asisten di Museum Sejarah Alam (Conservatoire des Arts et Metiers) menggantikan ayahnya sebagai Ketua Fisika Terapan. Tahun 1892, ia diangkat sebagai Profesor Fisika Terapan di Bagian Sejarah Alam di Museum Paris. Ia menjadi dosen di Politeknik tahun 1895.
 Penelitian pertama Bacquerel adalah mengenai polarisasi bidang cahaya, dengan fenomena fosforesen. Tesis doktoralnya adalah mengenai penyerapan cahaya oleh kristal. Ia juga meneliti magnetisme terestrial. Pada tahun 1896, penelitian awalnya dipengaruhi penemuanya mengenai fenomena radiaktivitas alamiah. Melanjutkan diskusi dengan Henri Poincare mengenai radiasi yang baru ditemukan Rontgen (Sinar-X) dan keinginan untuk mengetahui fosforesen dalam tabung hampa, Bacquerel memutuskan untuk meneliti apakah ada hubungan antara fosforesen yang terjadi secara alamiah dengan sinar-X. Ia mewarisi garam uranium dari ayahnya, yang menjadi fosforensen bila disorot cahaya. Ketika garam uranium diletakkan di dekat plat fotografis yang ditutupi kertas opak, plat tersebut ternyata berembun.
 Fenomena tersebu ditemukan pada semua garam uranium yang diteliti, sehingga disimpulkan sebagai sifat atom uranium. Kemudian Bacquerel memperlihatkan bahwa cahaya yang dikeluarkanoleh uranium, yang sejak lama dinamai sesuai nama penemunya, menyebabkan gas berionisasi. Cahaya ini dibedakan dari sinar-X karena dapat dibelokkan oleh medan listrik atau magnet. Atas penemuannya mengenai radioaktivitas spontan, Bacquerel mendapat setengah Hadiah Nobel Fisika tahun 1903, dan setengahnya lagi diberikan pada Pierre dan Marie Curie atas penelitiannya mengenai radiasi Bacquerel.
 Bacquerel mempromosikan penemuannya dalam banyak makalah, terutama makalahnya yang berjudul Annales de Physique et de Chimie dan Comptes Rendus de l’Academie des Sciences.
 Ia terpilih sebagai anggota Akademi Sains Perancis tahun 1889 dan menggantikan Berthelot sebagai sekretaris badan tersebut. IA juga menjadi anggota Akademi Lincei dan Akademi Royal Berlin. Ia mendapat Penghargaan Pegawai Legiun pada tahun 1900.

 Ia menikah dengan Janin, anak seorang insinyur sipil, dan mempunyai seorang anak laki – laki bernama Jean, yang lahir tahun 1878. Ia menjadi fisikawan yang juga ilmuwan generasi keempat dalam keluarga Bacquerel. Antoine Henri Bacquerel meninggal dunia di Le Crosic tanggal 25 Agustus 1908.

Read more...

About This Blog

About This Blog

  © Blogger template Palm by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP